<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3710776180996693351</id><updated>2011-07-28T21:18:35.645+07:00</updated><category term='Islam'/><category term='Kisah'/><category term='Cinta'/><title type='text'>Beranda Kecil</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://echyku.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://echyku.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>SnB Collection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12394199336520025591</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_X1TWAhp_30s/TJBWwcjb19I/AAAAAAAAABI/z8UJfFIUCYk/S220/P1010115-rz.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>19</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3710776180996693351.post-3722999893103880114</id><published>2008-02-13T08:08:00.000+07:00</published><updated>2008-02-13T09:35:27.192+07:00</updated><title type='text'>Sandra &amp; Radit.. (2)</title><content type='html'>Siang itu, sepulang dari kampus Sandra langsung menuju ke rumah Radit. Sandra memang belum pernah kerumah Radit, tetapi Sandra ingat betul alamat yang pernah diberikan kepadanya. Sampai di salah satu rumah, "Bang.. berhenti disini",kata Sandra pada Bang Kosim. Mobil itu pun berhenti didepan sebuah rumah yang sederhana, namun begitu asri. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;"Permisi...",Sandra mengetuk daun pintu rumah itu. Perlahan pintu itu terbuka, dan sesosok wanita paruh baya keluar dari dalam rumah. "Maaf, apa betul ini rumah Radit?"tanya Sandra. Wanita itu mengangguk,"Iya, neng ini siapa?","Saya, teman satu kampusnya",jawab Sandra. "Bibii..... siapa yang datang??"tiba-tiba terdengar teriakan dari dalam rumah. Radit terbelalak melihat Sandra berada dirumahnya. "San..Sandra?? Ngapain kamu disini? Ayo masuk",kata Radit sambil mempersilahkan Sandra masuk. "Kenapa nggak masuk kuliah?",Radit tersenyum. "Ibuku sedang sakit. Aku nggak mungkin meninggalkannya sendiri bersama bibi"."Lalu,Ayahmu?",Wajah Radit langsung berubah ketika Sandra menanyakan sang Ayah. "Sudahlah, nggak usah membahas Ayah, aku tak punya ayah!",kata Radit sedikit emosi. Sandra benar-benar terkejut mendengar kata-kata Radit. "Maaf",katanya pelan. Kemudian, Radit bercerita tentang ayahnya yang pergi meninggalkan dia dan Ibunya saat ia masih berumur 5 tahun. Yang membuat Radit kecewa terhadap ayahnya adalah ketika ayahnya pergi karena lebih memilih wanita lain.&lt;br /&gt;Saat itu Radit tak begitu mengerti kenapa ayahnya pergi, namun seiring berjalannya waktu, ia mulai memahami kesedihan bundanya. Dan sejak saat itu, ia benci pada Ayahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Hari Minggu yang cerah, biasanya Sandra selalu bermalas-malasan dikamar. Tapi, tidak pagi ini. Ia harus membantu sang Mama untuk mempersiapkan acara arisan siang nanti. "San,tolong mama donk belikan bahan kue di supermarket",kata Mama pada Sandra. Dengan sedikit enggan, Sandra meraih daftar belanja yang sudah dicatat oleh sang Mama. "Jangan lupa, semua bahan sudah mama tulis disitu",kata Mama sambil menyerahkan beberapa lembar uang seratus ribuan."Ma, kembaliannya boleh buat beli ice cream ya". Mama Sandra hanya mengangguk dan disambut Sandra penuh kegirangan. Ia pun bersemangat pergi ke supermarket. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&lt;br /&gt;"Tepung udah, Telor udah, Coklat udah, Selai juga udah, ah.. beres semua tinggal pilih ice cream nih",gumam Sandra. Sandra pun melangkah menuju counter ice cream. Saat sibuk memilih, tiba-tiba ada seseorang yang menyenggol kereta belanja Sandra. "Aduuhh",katanya sambil sedikit meringis kesakitan. Sandra menoleh. "Hah? Evan??","Sandra ?",penabrak itu bernama Evan. Sahabat kecil Sandra sewaktu masih di Yogyakarta. "Van, ngapain disini?"tanya Sandra. Evan masih meringis kesakitan, "Eng-anu, aku pindah ke Surabaya,San",jawabnya sambil memegangi pinggangnya yang terasa nyeri. Sandra tersenyum. Mereka pun larut dalam obrolan yang seru sampai Sandra lupa bahwa ia harus buru-buru pulang. "Aduuhh... mampus deh.. Pasti mama dah nunggu", kata Sandra sambil menepuk dahinya. "Ada apa?" tanya Evan. "Dirumah ada acara nanti siang, makanya aku kesini untuk belanja keperluan nanti siang. Eee malah ketemu kamu dan lupa deh ama tugasku",kata Sandra sambil meletakkan barang-barang belanjaan ke dalam mobil. Evan tergelak mendengar penjelasan Sandra."Aduh, San.. Kamu ga pernah berubah ya.Teteeepp aja pelupa". Sandra cemberut mendengar Evan terus meledeknya. "Van, kamu mau ikut sekalian?"tanya Sandra. Evan menggeleng."Kapan-kapan ya San, aku pasti main ke rumah. Kangen ama masakan Mama kamu. "Huuuu",Sandra mencibir dan ia pun pamit sambil melambaikan tangannya. &lt;br /&gt;Didalam mobil, Sandra teringat akan Radit. Bagaimana kabarnya? Dan juga Ibunya? Apa sudah sembuh? Ah, nanti sore ke rumah Radit,kata Sandra dalam hati.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;(to be continued)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3710776180996693351-3722999893103880114?l=echyku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://echyku.blogspot.com/feeds/3722999893103880114/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3710776180996693351&amp;postID=3722999893103880114' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/3722999893103880114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/3722999893103880114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://echyku.blogspot.com/2008/02/siang-itu-sepulang-dari-kampus-sandra.html' title='Sandra &amp; Radit.. (2)'/><author><name>SnB Collection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12394199336520025591</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_X1TWAhp_30s/TJBWwcjb19I/AAAAAAAAABI/z8UJfFIUCYk/S220/P1010115-rz.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3710776180996693351.post-3001712418946997028</id><published>2008-02-12T13:37:00.000+07:00</published><updated>2008-02-12T15:12:00.180+07:00</updated><title type='text'>Sandra &amp; Radit .... (1)</title><content type='html'>Pukul 05.30 WIB.&lt;br /&gt;Cuaca pagi ini begitu cerah. Mentari pagi pun tanpa segan mulai menyinari bumi yang indah ini. Angin sepoi-sepoi juga berhembus menambah segarnya suasana di pagi hari ini.  Tampak beberapa orang berlalu-lalang memulai aktivitasnya. Jalan-jalan yang tadinya lengang juga terlihat lebih ramai. Yah, begitulah setiap harinya di kota Pahlawan ini. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bandara Internasional Juanda juga tak kalah padat. Dan Radit berada ditengah kerumunan orang yang mengantri untuk masuk kedalam ruang check-in. Sesekali ia menoleh kebelakang seolah mengharap kehadiran seseorang. Namun, sepertinya seseorang yang ia harapkan tidak akan muncul. "Maaf, Pak tiketnya.."kata petugas di Bandara tersebut. Radit tersentak dan buru-buru memberikan tiketnya. "Radiiiiiiitt...."tiba-tiba terdengar seseorang meneriakkan namanya. Radit menoleh dan berusaha mencari sumber suara tersebut. Dan benar, ia menemukan sesosok gadis manis yang berusaha melambaikan tangannya dan berlari kearahnya. "Sandra",gumam Radit. Sandra memang sosok yang diharapkan Radit. Radit pun sedikit menepi dari antrian orang-orang. Ia melirik jam tangannya. "Masih ada 45 menit lagi" pikirnya dalam hati. "Radit, maaf aku telat",ucap Sandra sambil terengah-engah. Radit tersenyum,"Nggak apa-apa. Kamu datang aja itu dah cukup buat aku". Lalu Sandra mengeluarkan sesuatu dari dalam tas nya. Sebuah kotak kecil,terbungkus rapi. "NIh..",ujarnya sambil menyerahkan kotak itu pada Radit."Apa ini?","Bukan apa-apa,hanya serpihan memory yang mungkin bisa jadi pengobat rindu ketika kamu sampai disana",jawab Sandra. Radit kembali melirik jam tangannya. Ah, sudah waktunya.. "San, aku pergi dulu ya..",kata Radit sambil merengkuh Sandra. Sandra hanya diam dan berusaha memberikan senyum termanisnya. "Hati-hati.."jawab Sandra pelan. Lalu mereka berdua pun saling melambaikan tangan. Tak terasa air mata Sandra menetes di wajahnya yang lembut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;(September 2002)&lt;br /&gt;Pagi itu Sandra harus buru-buru pergi ke kampus. Karena ini hari pertamanya kuliah. Seperti biasa, ia selalu diantar oleh Bang Kosim, supir nya. "Bang, cepetan dikit donk.. Sandra telat nih",kata Sandra. "Iya neng, ini udah ngebut. Tapi, gimana lagi jalanan macet, neng. Surabaya sekarang udah hampir sama seperti Jakarta",jawab Mang Kosim. Sandra pun diam. Tapi kegelisahan begitu terlihat jelas di raut wajahnya. Ia seperti tak ingin melewatkan kuliah perdananya itu. &lt;br /&gt;Tepat pukul 08.00 WIB Sandra sampai di kampusnya. Sandra pun langsung berlari masuk kedalam kampusnya. Dan.. Bruuukk!!!"Aduuh..."Sandra terjatuh. "Duuh.. Ngga liat-liat sih kalau jalan",kata Sandra berusaha untuk berdiri sambil mengomel. "Maaf.."kata Orang yang menabrak Sandra. "Maaf.. maaf.. Jadi be...."Sandra tak meneruskan kalimatnya ketika ia menatap wajah seorang laki-laki yang tengah tersenyum manis padanya. "Kamu nggak apa-apa kan?"tanyanya. Sandra seperti terpesona oleh senyum laki-laki itu."Heeeiii...." Sandra tersentak,"E-eh.. iya.. maaf .. e-eh nggak apa-apa" jawab Sandra terbata-bata. "Radit.."kata lelaki itu mengulurkan tangannya. "Sandra",Sandra pun membalas uluran tangan Radit. "Kamu anak baru,ya.. Mau masuk kelas apa?",pertanyaan Radit membuat Sandra ingat bahwa ia sudah terlambat."Aduuh, mampus.. Telat deehh" kata Sandra sambil menepuk dahinya. "Halloooo.. emangnya kamu masuk kelas apa?"tanya Radit lagi. "Oh-Eh.. anu.. Kelas Bahasa Inggris",jawab Sandra singkat. "Ooo.. sama donk. Ayo masuk",ajak Radit sambil menggandeng tangan Sandra. &lt;br /&gt;Sandra hanya diam ketika Radit menggandengnya. Dan ternyata, kelas masih ramai. Dosen Bahasa Inggrisnya belum datang. Hufff.. Sandra sedikit lega. Ia memilih duduk di bangku dekat jendela. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;"Radit, nanti ngerjain tugas bareng ya.."kata Sandra sedikit merajuk. Radit gemas melihatnya. Sahabatnya yang satu ini paling bisa membuat Radit gemas. "Nggak mau.."&lt;br /&gt;"Iiiihh.. Radiiiitt, ayo dong Sandra kan ngga bisa ngerjain sendiri..", Radit tetap berlagak acuh. "Radiiit" Sandra mulai melancarkan serangannya. Radit pun akhirnya mengelak dengan sedikit menggoda. Begitulah sehari-hari Radit dan Sandra. Sejak berkenalan, mereka pun semakin akrab. Bahkan tampak seperti saudara.&lt;br /&gt;"Radit..", panggil Sandra sambil menikmati ice cream di tangannya. "Hmm"&lt;br /&gt;"Kenapa sih kamu suka menulis?"&lt;br /&gt;"Hmm.. kenapa yaa. Ya mungkin karena aku udah hoby nulis dari dulu",jawab Radit sekenanya.&lt;br /&gt;"Ya, tapi kenapa ngga ada yang dipublikasikan?"&lt;br /&gt;Radit terkekeh,"Siapa yang mau membayar tulisan-tulisan anak ingusan seperti aku?"&lt;br /&gt;"Tapi, menurutku tulisanmu bagus"&lt;br /&gt;"Itu kan kata kamu, San"&lt;br /&gt;Lalu mereka terdiam. Larut dalam angan masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;(Juni 2003) &lt;br /&gt;Hari ini ada kuis mata kuliah Pak Hendrik. Dirumah Sandra, terlihat sedikit keributan. Gara-gara Sandra telat bangun, dan alhasil seisi rumah dibuat heboh. "Bibiiii.... tolong dong baju Sandra di seterika", tak lama kemudian,"Bibiii... sarapannya dibuat bekal aja ya, Sandra dah telat", kata Sandra sambil keluar dari kamarnya. Mama dan Papa nya hanya mengggeleng-gelengkan kepala melihat kelakuan anak semata wayangnya itu. "Pa.. Ma.. Sandra berangkat ya.."kata Sandra sambil mencium tangan kedua orangtuanya. "Hati-hati, nak"jawab sang Mama. Sandra mengangguk dan tak lupa meraih bungkusan yang telah disiapkan Bik Inah untuk bekal sarapannya di mobil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;Sandra melangkah memasuki halaman kampusnya setengah berlari. "Sandraa.. tunggu..",teriak Lisa sahabatnya. Sandra berhenti dan menunggu Lisa yang berlari mengejarnya. "Huuff.. kirain aku sendiri yang telat, Lis",kata Sandra. Lisa nyengir. "Iya, aku tadi telat bangun",jawabnya. "Udah siap,Lis?",Lisa mengangkat bahu."Yaa mudah-mudahan bisa, San"jawab Lisa pendek. Mereka sudah sampai didepan kelas. Beberapa orang tampak sibuk belajar. Sandra celingukan mencari Radit yang belum ada dikelas. "San, lagi nyari arjuna mu ya",ledek Lisa. "Ih, arjuna dari hongkong? Nggak lah, sepi aja ngga ada Radit. Biasanya kan dia tukang rame-ramein kelas",tukas Sandra. Lisa cekikikan. Pak Hendrik sudah berdiri didepan pintu. Beberapa anak yang diluar pun sudah masuk ke dalam kelas. Tapi, sosok Radit masih belum muncul. Terlambatkah? Atau jangan-jangan dia sakit?&lt;br /&gt;"Baik anak-anak, siapkan kertas, kita akan mulai kuis sekarang", kata Pak Hendrik. Sandra menghela nafas. Radit benar-benar tidak masuk hari ini.&lt;br /&gt;----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(to be continued)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3710776180996693351-3001712418946997028?l=echyku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://echyku.blogspot.com/feeds/3001712418946997028/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3710776180996693351&amp;postID=3001712418946997028' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/3001712418946997028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/3001712418946997028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://echyku.blogspot.com/2008/02/sandra-radit-1.html' title='Sandra &amp; Radit .... (1)'/><author><name>SnB Collection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12394199336520025591</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_X1TWAhp_30s/TJBWwcjb19I/AAAAAAAAABI/z8UJfFIUCYk/S220/P1010115-rz.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3710776180996693351.post-3095569418375983720</id><published>2007-07-04T08:05:00.000+07:00</published><updated>2007-07-04T09:41:28.660+07:00</updated><title type='text'>Anniversary</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Pagi Bima...." sapa ku sambil melemparkan senyum termanisku. Bima hanya membalas dengan senyum setengah terpaksa. Gubrak! Aku buru-buru berjalan mendahului dia. "Eeeh.. Bel.." panggilnya. Aku tetap berjalan tanpa menghiraukan Bima. "Bel... jangan marah gitu donk" ucapnya sambil meraih tanganku. Aku menatapnya dingin. &lt;span class="fullpost"&gt;"Iya iya.. maaf aku tadi banyak pikiran" katanya lagi dengan tatapan memelas."Ya udah dimaafkan." kataku sinis sambil berlalu. "Huuuhh salah siapa udah capek-capek senyum eee malah ditanggepin terpaksa" pikirku.&lt;br /&gt;Pagi itu jadilah aku sebel sesebel-sebelnya ama Bima. Kulihat sebuah kotak biru kecil yang terbungkus rapi didalam tasku. "Ahh... Bima lupa dengan hari ini.." gumamku lirih. Ku urungkan niatku untuk memberikan sebuah kado untuk Bima. Yah..hari ini adalah hari bahagiaku dan Bima. 5 tahun sudah aku dan Bima menjalin satu hubungan dan 3 bulan kedepan kami memutuskan untuk menikah. 5 tahun bukan waktu yang singkat untuk bisa mengenal siapa Bima, begitu juga sebaliknya. 5 tahun pula aku lewati hari-hari indah, sedih bersama Bima.&lt;br /&gt;Berbagai masalah muncul, namun tak menggoyahkan perasaan ku dan Bima. Justru semakin memantapkan hatiku untuk menikah dengan Bima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Abeeeellll...."&lt;br /&gt;Aku menoleh dan mendapati Bima sedang berlari-lari ke arahku. Sambil terengah-engah ia langsung menggandeng tanganku dan mengajakku pergi. "Ayo ikut.." ucapnya tanpa memperdulikan aku yang mencoba untuk melepaskan tanganku. "Bima.... apa kamu mau aku pergi hanya dengan celana pendek dan kaos butut ini?" teriakku. Bima tersentak dan baru menyadari kalau aku hanya memakai kaos dan celana pendek. Sambil cengar-cengir ia menyuruhku ganti baju. "Tapi, GPL ya non..." Aku hanya mencibir mendengar dia memakai kata-kata GPL. "Sok gaul" pikirku.&lt;br /&gt;"Emang kita mau kemana sih Bim?" tanyaku. Bima hanya tersenyum penuh arti. "Bimaaaa..."Aku mulai merajuk melihat dia tersenyum seperti itu. Jengkel iya, tapi lucu juga melihat face nya dengan ekspresi seperti itu. "Tenang dong Abel sayang.. Nanti juga kamu tau sendiri.."jawabnya sambil mengacak-acak rambutku. "Huuu sok ngrayu..." gumamku. Bima tersenyum melihatku cemberut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu akhirnya sampai juga di sebuah tempat seperti kafe tapi lebih elegan. "Bim.. ngga salah nie kita kesini?" tanyaku lagi. "Lho.. emang salah ya klo kita pingin ngobrol disini" Bima malah balik bertanya. Aku hanya menggeleng. "Tapi.. ngga pe de akh.. Coba tadi kamu bilang kalau mau kesini, aku bisa pake baju yang agak match dikit."kataku. Bima tersenyum lagi. "Udah, gini aja udah cantik kok. Masuk yuk.." Aku sedikit ragu ketika Bima menggandengku masuk. Ahhh Bima kelewatan.. Kenapa juga dia harus ngajak aku ke tempat se formal ini dengan bajuku yang se simple ini. UUhhhh..&lt;br /&gt;"Selamat malam, Pak. Silahkan masuk ..Meja yang Bapak pesan sudah kami siapkan" sapa pelayan di kafe itu. Terdengar alunan musik klasik ketika aku dan Bima mulai memasuki ruangan itu. "Bim.. "panggilku pelan. Bima menoleh. "Kita duduk dimana?" tanyaku sambil berharap kali ini Bima ngga bikin aku semakin ngga pe de dengan baju yang aku kenakan sekarang. Aku lihat beberapa orang melihatku dengan pandangan aneh. Beruntung Bima pesan tempat duduk yang nggak terlalu jauh. Tetapi, dekat dengan panggung yang mungkin biasa digunakan untuk Live music. Huffff.... Aku bisa sedikit bernafas lega. Tapi, sedetik kemudian pandanganku tertuju pada panggung yang backgroundnya banyak sekali lampu2. Dan ketika lampu itu dinyalakan ternyata membentuk sebuah tulisan. "HAPPY ANNIVERSARY". Aku masih bengong ketika semua orang bertepuk tangan setelah tulisan itu menyala dan sebuah grup band dari kafe itu melantunkan sebuah lagu. "Happy anniversary Abel.." bisik Bima sambil menggenggam tanganku. Butiran-butiran air mata mulai membasahi pipiku. "Maaf, aku ngga bermaksud melupakan hari bahagia kita ini, tetapi aku memang ingin memberikan surprise yang nantinya bisa kamu kenang selama2nya."kata Bima lagi. Aku hanya tersenyum. "Thanks dear.."jawabku singkat.&lt;br /&gt;"Thanks Bim untuk semua perasaan yang kamu berikan untukku. Dan terima kasih juga untuk candle light dinner nya." kataku lagi sambil ku berikan sebuah kotak kecil yang terbungkus rapi. "Apa ini, Bel?" aku mengangkat bahuku. "Bom kali..."jawabku asal-asalan sambil menyantap steak yang telah dipesan Bima untukku. Tak ayal Bima pun menjitakku. Kami pun tertawa dan larut dalam kebahagiaan yang tak terungkapkan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Dan malam ini menjadi malam yang terindah yang tak akan pernah aku lupakan sampai kapanpun... &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3710776180996693351-3095569418375983720?l=echyku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://echyku.blogspot.com/feeds/3095569418375983720/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3710776180996693351&amp;postID=3095569418375983720' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/3095569418375983720'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/3095569418375983720'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://echyku.blogspot.com/2007/07/anniversary.html' title='Anniversary'/><author><name>SnB Collection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12394199336520025591</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_X1TWAhp_30s/TJBWwcjb19I/AAAAAAAAABI/z8UJfFIUCYk/S220/P1010115-rz.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3710776180996693351.post-9049446020372763006</id><published>2007-06-18T16:55:00.000+07:00</published><updated>2007-06-20T08:30:24.354+07:00</updated><title type='text'>Kekasih Sejati</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Semalam ku lihat ada yang berubah&lt;br /&gt;pada dirimu..&lt;br /&gt;Entah itu hanya perasaanku saja&lt;br /&gt;ataukah memang itu kenyataaannya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semalam.. aku tak melihat kebahagiaan&lt;br /&gt;di sorot mata mu..&lt;br /&gt;Tak juga ku lihat rasa cinta dan sayangmu&lt;br /&gt;Mengapa kau berubah ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba lihat aku..&lt;br /&gt;Apakah kau tak melihat ketulusan hatiku ?&lt;br /&gt;Apakah kau tak melihat kebahagiaanku&lt;br /&gt;ketika aku bersamamu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memang bukan manusia sempurna&lt;br /&gt;Aku hanyalah manusia biasa&lt;br /&gt;yang tak pernah luput dari kesalahan&lt;br /&gt;Maafkan aku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ijinkan aku&lt;br /&gt;menempatkanmu di tempat terindah&lt;br /&gt;dalam hatiku..&lt;br /&gt;Karena kaulah "kekasih sejati" ku..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3710776180996693351-9049446020372763006?l=echyku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://echyku.blogspot.com/feeds/9049446020372763006/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3710776180996693351&amp;postID=9049446020372763006' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/9049446020372763006'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/9049446020372763006'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://echyku.blogspot.com/2007/06/kekasih-sejati.html' title='Kekasih Sejati'/><author><name>SnB Collection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12394199336520025591</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_X1TWAhp_30s/TJBWwcjb19I/AAAAAAAAABI/z8UJfFIUCYk/S220/P1010115-rz.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3710776180996693351.post-7154929888358276950</id><published>2007-06-14T08:25:00.000+07:00</published><updated>2007-06-14T14:46:42.115+07:00</updated><title type='text'>Menghargai dan Memahami orang lain</title><content type='html'>Apa sebenarnya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;definition&lt;/span&gt; of "Menghargai" seseorang? &lt;br /&gt;Sering kali terdengar disetiap pembicaraan orang bahwa kita harus bisa menghargai orang lain. Harus bisa memahami seseorang. Tapi, ternyata semua itu tak mudah untuk dilakukan. Terlebih lagi jika ego kita masih blom bisa kita kendalikan.&lt;br /&gt;Sebenarnya aku sendiri juga belum sepenuhnya bisa menghargai setiap orang. Hanya saja, aku berusaha memberikan satu gambaran tentang menghargai dan memahami orang lain.&lt;br /&gt;Setidaknya, aku pun bisa belajar dari apa yang aku tulis. Karena biasanya orang berbicara jauh lebih mudah ketimbang prakteknya.&lt;br /&gt;He he he &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kita semua tahu bahwa setiap manusia diciptakan berbeda. Baik dari sifat, tingkah laku, fisik, karakter, semuanya berbeda. Mirip mungkin iya. Tapi sama persis? &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Impossible&lt;/span&gt;!&lt;br /&gt;Setiap manusia juga diciptakan mempunyai kelebihan dan kekurangan. Di dunia ini tak ada manusia yang sempurna, begitulah orang-orang slalu berkata. Nah, menyikapi perbedaan itu tak cukup hanya dengan diam ataupun adu mulut karena masing-masing merasa pendapatnya benar. Kebayang ngga ya, kalau di dunia ini setiap kali ada perbedaan langsung beradu mulut, rame kali ya he he he. (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kaya dipasar donk, rame nawar harga ama penjual sayur&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;Disinilah dibutuhkan satu sikap pengertian dan menghargai orang lain. Mencoba memahami dan melihat semua itu bukan hanya dari sudut pandang kita. Tapi juga berusaha mencoba melihat dari sudut pandang orang lain. &lt;br /&gt;Diakui atau tidak, untuk benar-benar memahami orang lain itu bukan satu hal yang mudah dilakukan. Sekali lagi itu adalah hal yang tidak mudah untuk dilakukan. Kenapa? Karena kebanyakan orang-orang lebih mementingkan ego masing-masing. Selain itu, kebanyakan orang-orang tidak mau bercermin pada dirinya sendiri. Biasanya mereka selalu merasa paling benar diantara orang-orang disekitarnya. Mereka merasa "&lt;span style="font-style:italic;"&gt;perfect&lt;/span&gt;". Padahal,seperti yang udah aku tulis diatas, bahwa setiap manusia diciptakan mempunyai kelebihan dan kekurangan. Banyak orang lebih bisa menghargai kelebihan orang lain, dibandingkan kekurangan orang lain. Terlebih kekurangan itu sangat bertentangan dengan hati kita. Kadang tanpa sadar kita mencemooh, memaki bahkan menjauh tanpa kita mau berusaha mengembalikan semua itu pada diri kita sendiri. Coba kalau seandainya kita yang dicemooh, dihina, dimaki dan dijauhi pasti kita juga akan merasa sakit. &lt;br /&gt;Berbicara tentang bersosialisasi memang sangat kompleks. Bahkan setiap orang punya pendapat dan cara yang berbeda tentang bagaimana menjalin satu relationship yang baik. Namun yang pasti, ketika kita mampu mengendalikan ego dan menghargai diri kita sendiri, maka akan lebih mudah kita belajar untuk menghargai dan mengerti orang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sendiri belum bisa sepenuhnya mengerti dan menghargai orang lain. Terkadang ego di dalam diri ini masih lebih menonjol ketimbang rasa pengertian itu.. He he he. Tapi,mungkin dengan tulisan ku ini aku juga bisa sedikit "&lt;span style="font-style:italic;"&gt;nge-rem&lt;/span&gt;" ego ku. Dan belajar lebih baik lagi untuk bisa mengerti dan memahami orang lain. Biar ngga dibilang,"Orang koq bisanya cuman ngomong doank, pembuktiannya ngga ada" he he he.&lt;br /&gt;Buat orang-orang yang masih merasa bahwa di dunia ini kalian lah yang paling benar dan paling baik tindakannya, maka buang jauh2 pikiran itu. Karena itu akan membuat kalian ngga dihargain ama orang lain. Mau? (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;aduh kaya iklannya 3 ya..&lt;/span&gt; )&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3710776180996693351-7154929888358276950?l=echyku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://echyku.blogspot.com/feeds/7154929888358276950/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3710776180996693351&amp;postID=7154929888358276950' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/7154929888358276950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/7154929888358276950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://echyku.blogspot.com/2007/06/apa-sebenarnya-definition-of-menghargai.html' title='Menghargai dan Memahami orang lain'/><author><name>SnB Collection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12394199336520025591</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_X1TWAhp_30s/TJBWwcjb19I/AAAAAAAAABI/z8UJfFIUCYk/S220/P1010115-rz.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3710776180996693351.post-6514116643756059477</id><published>2007-06-11T13:04:00.000+07:00</published><updated>2007-06-11T15:42:26.588+07:00</updated><title type='text'>Ego dan Emosi</title><content type='html'>Permasalahan di dalam rumah tangga konon katanya berawal dari hal-hal yang sepele.&lt;br /&gt;He he he ya maklum aku sendiri belum pernah mengalaminya. Teman-teman ku yang punya pengalaman akan hal itu, sering banget share ke aku. Jadi sedikit banyak aku bisa menyimpulkan bahwa sebenarnya masalah yang timbul itu sepele,namun mungkin karena masih sama-sama dibayangi ama yang namanya ego dan emosi, jadinya runyam deh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pernah suatu ketika, sebut saja Iis sahabatku saat masih duduk di bangku SMA, dia bertengkar dengan suaminya hanya gara-gara suaminya lupa meletakkan kaus kaki ke dalam keranjang cucian. Sedangkan sang suami pun ngga mau mengalah, karena ia merasa istrinya terlalu mengaturnya, terlalu ribet katanya. &lt;br /&gt;Kasus yang lain, kecemburuan yang berlebihan. Suatu hari Iis pernah membaca SMS di Hanphone suaminya yang isinya sedikit "mesra". Dengan hati yang diliputi tanda tanya, Iis pun menanyakan pada suaminya, apa maksud dari SMS tersebut. Sang suami bukannya menjelaskan dan meredakan emosi istrinya, malah berbalik marah. &lt;br /&gt;Dan aku hanya bisa menahan nafas mendengar ceritanya. &lt;br /&gt;Aku memang belum mengalami masa-masa itu, tetapi mendengar ceritanya kadang aku jadi sedikit ngeri. Memang pernikahan itu adalah menyatukan dua hati yang berbeda. Perbedaan itulah yang terkadang memicu timbulnya permasalahan. Karena tidak adanya rasa pengertian diantara keduanya. Karena dua insan itu tentunya mempunyai karakter masing-masing yang mungkin baru bisa terlihat ketika menikah. Mungkin disaat masih pacaran, hanya sisi baik dan positifnya aja yang terlihat. Namun,setelah memasuki jenjang pernikahan, semua tak siap dengan sisi negatif masing-masing pasangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga kasus krisis kepercayaan, seperti yang dialami pasangan sahabatku Dody dan Retno. Dari awal pernikahan mereka tak pernah dilandasi dengan kepercayaan. Sehingga hingga usia perkawinannya yang menginjak 5 tahun ini, mereka tak juga belajar untuk memberikan kepercayaan kepada masing-masing pihak. Retno sering bercerita, bahwa ia sering curiga jika Dody pulang telat. Ia juga sering menjemput Dody dikantor, padahal arah nya berlawanan dengan perjalanan pulang ke rumah mereka. Teman-teman kantor Dody sering membicarakan mereka, tapi tetap saja Retno tak perduli. Sampai seluruh teman kerja Dody yang perempuan dicurigai dekat dengan Dody. &lt;br /&gt;Ah... lagi-lagi aku menghela nafas mendengar cerita itu. Tapi, aku ambil sisi positifnya, bahwa sekali lagi jika kita mengawali sebuah hubungan tanpa dilandasi kepercayaan, maka hubungan itu tak akan berjalan lama. Kalaupun bisa berjalan lama, tapi tak akan pernah tenang seperti yang diharapkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, pada intinya.. (bukan bermaksud menggurui), ketika kita memutuskan untuk menikah, maka kita harus siap secara lahir dan batin. Siap untuk menerima segala kelebihan dan kekurangan pasangan kita. Siap untuk mengesampingkan ego. Siap untuk belajar memahami, mengerti dan percaya. Menikah dan hidup berumah tangga tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Permasalahan pasti muncul dan pastinya akan lebih kompleks dibandingkan saat kita masih pacaran. Namun, semua itu tergantung dari kita. Bagaimana kita menyikapi permasalahan itu dan mencari jalan terbaik tanpa harus ada yang tersakiti. Tanpa harus mengandalkan ego dan emosi. Dengan hati dan pikiran yang jernih, pasti akan kita temukan jawaban dibalik semua permasalahan yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;:) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3710776180996693351-6514116643756059477?l=echyku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://echyku.blogspot.com/feeds/6514116643756059477/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3710776180996693351&amp;postID=6514116643756059477' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/6514116643756059477'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/6514116643756059477'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://echyku.blogspot.com/2007/06/familys.html' title='Ego dan Emosi'/><author><name>SnB Collection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12394199336520025591</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_X1TWAhp_30s/TJBWwcjb19I/AAAAAAAAABI/z8UJfFIUCYk/S220/P1010115-rz.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3710776180996693351.post-4310044471679973757</id><published>2007-06-11T10:35:00.001+07:00</published><updated>2007-06-11T10:48:23.358+07:00</updated><title type='text'>Egoisme</title><content type='html'>Ketika kesabaran diuji, &lt;br /&gt;cobaan yang datang pun bertubi-tubi..&lt;br /&gt;Termasuk menjaga hati kita terhadap orang2 yang egois&lt;br /&gt;yang selalu mengkritik orang lain,&lt;br /&gt;tetapi tak pernah berkaca pada dirinya sendiri..&lt;br /&gt;Dia bisa memberi tahu orang lain, &lt;br /&gt;tetapi dia tidak menyadari bahwa dia melakukan hal yang berbeda..&lt;br /&gt;Yang bahasa kasarnya adalah :TIDAK KONSISTEN ! ! ! !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hari ini ga tau kenapa aku males banget. Bukan karena pekerjaan ku tapi aku sendiri ngga ngerti kenapa. Pagi-pagi udah dibuat jengkel karena harus dengerin lagu yang super kenceeeeng sampe kepala ini pusing. Udah gitu, yang nyetel musik itu ngga ngerasa kalo tetangganya risih ama musik yang diputer. (Bukan apa-apa, tapi masalahnya yang diputer ya cuman itu-itu aja).&lt;br /&gt;Mau ngomong koq ya ngga enak, dipikir ntar koq ngatur-ngatur orang tua. Tapi, semakin lama semakin pusing nie kepala. Sekalinya ia keluar ruangan, langsung aja aku matiin tuh musik.&lt;br /&gt;Sedikit lega.. Beberapa temen yang diruanganku juga bernafas lega. Ternyata mereka juga capek dengernya. Eeee baru aja nikmatin suasana yang tenang, tuh orang masuk lagi.&lt;br /&gt;Sambil agak jengkel karna musiknya dimatiin, dia puter lagi lebih kenceng lagi... DUuuuhh..&lt;br /&gt;Pingin nangis rasanya ngadepin orang se egois ini.. Bisanya cuman ngomong doank.. tapi giliran sendirinya nglakuin, ngga perduli ama orang lain. Huh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang ketika kita berhadapan dengan orang seperti ini, yang ada hanya perasaan jengkel jengkel dan jengkeeeeelll.... Sepertinya kalo bisa ngga usah ngeliat mukanya lagi. Tapi, semua itu ngga mungkin dan aku sadar, beginilah hidup bersosialisasi. Tinggal bagaimana kita menyikapinya. Bagaimana kita menghadapi sifat-sifat yang mungkin berlainan dengan hati kita. Cuek ? Mungkin iya. Tapi, bukan berarti semaunya sendiri dan tidak menghargai orang lain. &lt;br /&gt;Prinsip asal tidak berada di jalan yang salah, ya easy going aja....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aaaaahhh... aku pingin cepat pulang.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;:(  :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3710776180996693351-4310044471679973757?l=echyku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://echyku.blogspot.com/feeds/4310044471679973757/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3710776180996693351&amp;postID=4310044471679973757' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/4310044471679973757'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/4310044471679973757'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://echyku.blogspot.com/2007/06/egoisme.html' title='Egoisme'/><author><name>SnB Collection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12394199336520025591</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_X1TWAhp_30s/TJBWwcjb19I/AAAAAAAAABI/z8UJfFIUCYk/S220/P1010115-rz.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3710776180996693351.post-8651565382366388492</id><published>2007-06-06T08:19:00.000+07:00</published><updated>2007-06-06T08:45:39.857+07:00</updated><title type='text'>Tentang Hatiku..</title><content type='html'>A&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ndai kau tahu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;G&lt;span style="font-style: italic;"&gt;alaunya hati ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;E&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngkau kini tlah berubah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;N&lt;span style="font-style: italic;"&gt;amun ku tetap ingin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;G&lt;span style="font-style: italic;"&gt;apai mimpi bersamamu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P&lt;span style="font-style: italic;"&gt;asti kau berfikir bahwa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;A&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ku tak akan sanggup menjalani ini semua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;N&lt;span style="font-style: italic;"&gt;amun, ku tetap tegar berdiri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;J&lt;span style="font-style: italic;"&gt;adikan kau sebagai anugerah terindah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;I&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngatlah janjiku...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P&lt;span style="font-style: italic;"&gt;intu hati ini akan slalu terbuka untukmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;E&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sok atau sampai kapanpun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;R&lt;span style="font-style: italic;"&gt;aga ini pun akan tetap menjadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;M&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ilikmu...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;A&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ku ingin kau tahu bahwa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;D&lt;span style="font-style: italic;"&gt;i dalam hati ini telah terukir namamu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;I&lt;span style="font-style: italic;"&gt;jinkan aku menjaga cinta yang ada untukmu..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3710776180996693351-8651565382366388492?l=echyku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://echyku.blogspot.com/feeds/8651565382366388492/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3710776180996693351&amp;postID=8651565382366388492' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/8651565382366388492'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/8651565382366388492'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://echyku.blogspot.com/2007/06/tentang-hatiku.html' title='Tentang Hatiku..'/><author><name>SnB Collection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12394199336520025591</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_X1TWAhp_30s/TJBWwcjb19I/AAAAAAAAABI/z8UJfFIUCYk/S220/P1010115-rz.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3710776180996693351.post-7519737673979051195</id><published>2007-05-29T13:08:00.000+07:00</published><updated>2007-05-29T13:13:16.064+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cinta'/><title type='text'>Harapan</title><content type='html'>Aku kenal dia disaat ia tak mungkin lagi kumiliki&lt;br /&gt;Namun tak mengurangi sedikitpun rasa yang aku punya&lt;br /&gt;Ia datang dan membuat hidup ini lebih berwarna&lt;br /&gt;Ia datang dan membuat aku mengerti &lt;br /&gt;makna cinta yang sesungguhnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku coba jalani hari-hari ku dengan pengganti dirinya&lt;br /&gt;Namun tetap saja hati ini slalu teringat padanya&lt;br /&gt;Tak mampu ku hapus semua kenangan yang tlah terukir&lt;br /&gt;Di dalam hati ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika aku boleh meminta, &lt;br /&gt;Ku ingin tetap merasakan cinta&lt;br /&gt;yang tulus dari dalam hatinya&lt;br /&gt;Jika aku boleh berharap,&lt;br /&gt;Ku hanya ingin tetap bersamanya&lt;br /&gt;Di sisa waktu yang ku punya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga ia mengerti..&lt;br /&gt;Apa yang kurasakan saat ini..&lt;br /&gt;Sekalipun cinta tak harus memiliki, &lt;br /&gt;namun perasaan ini akan terus ada di hati ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3710776180996693351-7519737673979051195?l=echyku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://echyku.blogspot.com/feeds/7519737673979051195/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3710776180996693351&amp;postID=7519737673979051195' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/7519737673979051195'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/7519737673979051195'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://echyku.blogspot.com/2007/05/aku-kenal-dia-disaat-ia-tak-mungkin.html' title='Harapan'/><author><name>SnB Collection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12394199336520025591</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_X1TWAhp_30s/TJBWwcjb19I/AAAAAAAAABI/z8UJfFIUCYk/S220/P1010115-rz.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3710776180996693351.post-1292699250664470108</id><published>2007-05-28T14:59:00.000+07:00</published><updated>2007-05-28T15:56:46.723+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cinta'/><title type='text'>MaTaHaRi...</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51); font-style: italic;"&gt;Ketika ia hadir, aku merasa ada sesuatu yang berbeda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51); font-style: italic;"&gt;Senyumnya selalu mengusik mimpi-mimpiku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51); font-style: italic;"&gt;Tatapan matanya menyiratkan sebuah perasan yang dalam..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51); font-style: italic;"&gt;Namun ku tahu semua ini hanyalah angan dan mimpiku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51); font-style: italic;"&gt;Sebuah mimpi yang tak mungkin menjadi nyata..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51); font-style: italic;"&gt;Sebuah keinginan yang tak mungkin terwujud..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51); font-style: italic;"&gt;Namun perasaan itu semakin menyesakkan dada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51); font-style: italic;"&gt;Dan aku benar-benar tak mampu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51); font-style: italic;"&gt;Melepasnya dari hati ini..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51); font-style: italic;"&gt;Biar kusimpan semua perasaan ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51); font-style: italic;"&gt;Didalam hatiku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51); font-style: italic;"&gt;Dan biarlah ia menjadi matahariku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51); font-style: italic;"&gt;Yang tak kan pernah berhenti menyinari hati ini..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3710776180996693351-1292699250664470108?l=echyku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://echyku.blogspot.com/feeds/1292699250664470108/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3710776180996693351&amp;postID=1292699250664470108' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/1292699250664470108'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/1292699250664470108'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://echyku.blogspot.com/2007/05/matahari.html' title='MaTaHaRi...'/><author><name>SnB Collection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12394199336520025591</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_X1TWAhp_30s/TJBWwcjb19I/AAAAAAAAABI/z8UJfFIUCYk/S220/P1010115-rz.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3710776180996693351.post-932861488181996895</id><published>2007-05-28T09:05:00.000+07:00</published><updated>2007-05-28T12:58:06.845+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cinta'/><title type='text'>Rasa..</title><content type='html'>Hari yang cerah...&lt;br /&gt;Tak menggambarkan suasana hatiku saat ini..&lt;br /&gt;Panasnya mentari tak membuat hatiku menjadi hangat..&lt;br /&gt;Mendung masih kurasakan dalam hati ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah kenapa aku tak bisa&lt;br /&gt;menghapus bayangan wajah itu dari mimpiku..&lt;br /&gt;Entah kenapa aku tak mampu&lt;br /&gt;Menghalau rasa yang ada di hati ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu besar rasa yang ku punya&lt;br /&gt;Begitu besar rindu yang ku punya&lt;br /&gt;Namun, apakah ia disana juga merasakan hal yang sama ?&lt;br /&gt;Ku tak tahu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku hanya berharap..&lt;br /&gt;Bisa memeluknya..&lt;br /&gt;Dan ingin ku katakan bahwa,&lt;br /&gt;"Aku sayang padanya"&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3710776180996693351-932861488181996895?l=echyku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://echyku.blogspot.com/feeds/932861488181996895/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3710776180996693351&amp;postID=932861488181996895' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/932861488181996895'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/932861488181996895'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://echyku.blogspot.com/2007/05/rasa.html' title='Rasa..'/><author><name>SnB Collection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12394199336520025591</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_X1TWAhp_30s/TJBWwcjb19I/AAAAAAAAABI/z8UJfFIUCYk/S220/P1010115-rz.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3710776180996693351.post-6164743983271688497</id><published>2007-05-25T08:46:00.000+07:00</published><updated>2007-05-28T09:22:59.472+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah'/><title type='text'>Mata Hati...</title><content type='html'>Mata dan Hati tak pernah berbohong..&lt;br /&gt;Ketika kita bahagia,&lt;br /&gt;ketika kita bersedih&lt;br /&gt;Semua dapat dilihat dari sorot mata kita..&lt;br /&gt;Sekalipun kita tersenyum dalam kesedihan,&lt;br /&gt;Mata kita tak dapat menyembunyikannya.&lt;br /&gt;Itulah sebabnya kenapa disebut "Mata adalah Jendela Hati"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Aku mencoba membuka mata ini, mengenyahkan rasa malas yang hinggap di diri ini.&lt;br /&gt;Kulihat jam menunjukkan pukul 06.00 wib. Tapi, untuk beranjak dari tempat tidurku aku masih merasa malas. Tak ada semangat sedikitpun untuk berangkat ke kantor hari ini.&lt;br /&gt;Masih jelas ku ingat, kekecewaanku pada Iyan semalam. Yang membuatku tak bisa memejamkan mata ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan langkah malas, kupaksakan diriku untuk beranjak dari tempat tidurku dan mandi. Mungkin dengan aku mandi, setidaknya pikiranku bisa fresh. Dan mencoba melupakan kejadian semalam. Setelah selesai mandi dan aku pun bersiap2 berangkat. Tak kusentuh sedikitpun sarapan yang telah disiapkan dimeja. "De.. kok ngga sarapan dulu ?"tanya Bunda. Aku hanya menggeleng."Ade berangkat, Bunda" kataku sambil mencium tangan Bundaku. Bunda hanya menggeleng pasrah melihat tingkahku. Sepertinya beliau tahu apa yang aku rasakan saat ini. Yah, mungkin itu adalah naluri seorang ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai dikantor, biasanya aku mampir dulu ke ruangan Iyan. Tapi, hari ini aku malas bertemu dengannya. "Kriiiing.."tiba-tiba telepon di mejaku berbunyi. Aku sebenarnya enggan mengangkatnya karna takut Iyan yang meneleponku. Tapi, kalau orang lain ? Nanti aku dikira nggak ada diruangan."Halo.."sapaku. "Ade..." Huff, aku langsung menghela nafas ketika tau ternyata yang menelepon ternyata memang Iyan. "Ada apa?"tanyaku ketus. "De.. aku minta maaf soal semalam.." Aku hanya diam menunggu dia selesai berbicara. "Aku juga ngga tau harus bagaimana, aku cuma ngga mau terjadi apa2 sama kamu, De.. Please..."ucapnya lagi dengan nada sedikit memelas. "Udahlah, aku lagi ngga mau bahas, Yan. Maaf... " Langsung ku tutup teleponnya. Risma sahabatku langsung menyindir,"Wah... yang lagi berantem.." katanya sambil menggodaku. Aku hanya tersenyum dan mencoba menahan air mata yang hampir saja jatuh. "Ngga koq, Ris.. Aku baek2 aja." kataku masih dengan senyum yang sedikit ku paksakan. Risma malah tergelak. "Ade... aku kenal kamu ngga sehari dua hari.. Aku sedikit banyak tau kamu. Mungkin orang lain bisa kamu bohongi dengan senyummu itu. Tapi aku ? Kamu ngga bisa bohong, Ade.. Tuh liat mata kamu aja udah berkaca-kaca kamu bilang ngga apa2." Aku kembali tersenyum dan melanjutkan pekerjaanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat istirahat, Iyan berusaha menemuiku yang sedang makan siang bersama Risma dan teman2 yang lain. "De.. bisa kita bicara ?"tanya Iyan sambil melirik Risma dan teman2ku yang lain. Aku berusaha tetap tersenyum dan mengangguk. "Bentar ya Girlz" kataku pada teman2. Mereka hanya mengangguk sambil tersenyum2. "Ada apa lagi ?" tanyaku masih dengan ekspresi ketus. "De.. Aku minta maaf.. " "Aku sudah maafkan. Udah kan? Aku harus kembali ke anak-anak." Aku pun berbalik. Tapi, Iyan meraihku. "Sebentar, Ade.. Please denger penjelasan aku." pintanya. "Oke.. 1 menit."kataku sambil mengacungkan jari telunjukku. "De.. please... jangan begitu. Aku tau kamu sekarang sedih banget.. Aku ngga bermaksud membuatmu marah.. Aku hanya ingin menjaga agar smuanya berjalan dengan baik.." "Trus, apa kamu tau, aku membutuhkan seseorang untuk kuajak bertukar cerita ?" aku balik bertanya. Iyan mengangguk pelan. "Aku ngerti, Ade.. Aku ngerti..Tapi... " "Udah 1 menit.." kataku tanpa perduli dia belum menyelesaikan kalimatnya. "Aku saat ini bener-bener ngga mau bahas hal ini, Yan.. Biarlah apa yang kurasakan saat ini, kurasakan sendiri. Biar aku coba untuk tak terlalu bergantung padamu."Kataku lagi dan akupun berbalik menuju ke meja teman2ku.&lt;br /&gt;Sejenak mereka terdiam saat aku datang, tapi aku langsung duduk sambil cengar-cengir didepan mereka. "Kok kalian pada diem ?"tanyaku. "De.. kamu ngga apa2 ?"tanya Risma hati-hati. Aku menggeleng dan melanjutkan makanku yang belum sempat aku habiskan karena kedatangan Iyan. Dari jauh, kulihat Iyan masih memandangiku. Mungkin Risma juga tau apa yang sedang berkecamuk di hatiku. Namun, aku tak ingin masalahku ini mengganggu konsentrasiku bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"De..."Aku menoleh ketika Risma memanggilku pelan. "Kamu yakin kamu baik-baik aja?"tanyanya. Aku mengangguk pasti. Tapi, dia malah menggelengkan kepalanya. "Kamu bohong" bisiknya. Aku mengerutkan dahiku. "Kenapa begitu?" tanyaku. Risma hanya tersenyum. Lalu dia menunjuk matanya. "Lewat mata, aku bisa lihat kamu berbohong atau tidak. Lewat mata, aku bisa melihat kamu sedang bahagia atau sedih." "Hahah" tiba-tiba tawaku memecah. Semua orang di ruanganku langsung menoleh kearahku. Aku langsung terdiam. Risma tersenyum. "De... sekali lagi, kamu bisa bohong pada orang lain, tapi ngga sama aku." katanya sambil mengacak-acak rambutku. Aku hanya tertegun melihatnya keluar ruangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kubuka internet explorerku, dan mulai membuka emailku.&lt;br /&gt;Dan aku pun mulai mengirim email untuk Risma dan Iyan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;To : Risma&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Risma sahabatku, kamu benar.. Sekalipun aku tertawa didepanmu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tak bisa kupungkiri bahwa hatiku sedang menangis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Aku sedikit kecewa dengan sikap Iyan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ketika aku membutuhkannya, dia ngga ada..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Aku tahu, ini mungkin yang terbaik. Tapi, aku hampir stress dibuatnya..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mungkin ini hanya sekedar ke egoisan ku aja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Thanks karena telah mengerti aku..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tapi, percaya aku pasti baek2 aja dan aku pasti akan selesaikan dengan baik juga..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hehehehe.... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ade&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;To : Iyan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Iyan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ketika kamu hadir mengisi hari-hariku, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;aku merasa hidupku menjadi berwarna..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tapi, entah kenapa akhir-akhir ini kurasakan berbeda..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Aku hanya ingin bertanya,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Salahkah aku jika aku ingin bertemu denganmu ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Salahkah aku jika aku ingin bercerita denganmu ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Salahkah aku jika aku ingin memeluk ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Salahkah aku, Yan ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Aku tahu, masalah yang ada sekarang membuat kita seperti ini..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Aku juga tahu, mungkin aku egois..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mungkin aku tak pernah bisa mengerti keadaanmu ataupun keadaan kita saat ini..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Aku memang marah, aku memang sedih...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tapi, setidaknya saat ini akan kucoba&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Untuk tak terlalu berharap dan bergantung lagi padamu..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Maafkan aku jika selama ini aku merepotkanmu..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Maafkan aku jika selama ini aku tak pernah mengerti kamu..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Maaf.. dan terima kasih untuk semuanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Doa dan sayangku masih untukmu...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ade&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuhapus air mata yang menetes di pipiku. Tak kuperdulikan lagi apa yang kurasakan dalam hati ini. Dan aku pun beranjak pulang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------&lt;br /&gt;The End&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3710776180996693351-6164743983271688497?l=echyku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://echyku.blogspot.com/feeds/6164743983271688497/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3710776180996693351&amp;postID=6164743983271688497' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/6164743983271688497'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/6164743983271688497'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://echyku.blogspot.com/2007/05/mata-dan-hati-tak-pernah-berbohong.html' title='Mata Hati...'/><author><name>SnB Collection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12394199336520025591</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_X1TWAhp_30s/TJBWwcjb19I/AAAAAAAAABI/z8UJfFIUCYk/S220/P1010115-rz.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3710776180996693351.post-533060364913813864</id><published>2007-05-23T10:08:00.001+07:00</published><updated>2007-05-28T09:22:59.473+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah'/><title type='text'>Heart....</title><content type='html'>Kebahagiaan dan kesedihan bisa kita rasakan &lt;br /&gt;dengan Hati..&lt;br /&gt;Sebuah perasaan sayang dan cinta juga bisa kita rasakan&lt;br /&gt;dengan Hati..&lt;br /&gt;Dan dengan Hati pula kita bisa merasakan kehilangan seseorang&lt;br /&gt;yang mungkin sangat berarti dalam hidup kita..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Cha.. Maafkan aku.. Aku tak bisa menolak keinginan keluargaku untuk pindah dari kota ini." Icha hanya tertunduk mendengar penjelasan Dony. Berbagai perasaan berkecamuk di dadanya. Dan itu membuatnya merasa sesak. Icha pun menghela nafas panjang seolah ingin melepaskan semua beban yang membuat dadanya terasa sesak. "Cha..Please.." ucap Dony lagi. Dengan senyum yang dipaksakan, Icha mengangkat wajahnya dan berusaha menatap Dony. Berusaha menyembunyikan segala perasaan yang ada. "Icha ngga apa-apa, Don.. Icha seneng kalau memang dengan Dony pindah dari kota ini, akan membuat hidup Dony jauh lebih baik. Dan mungkin memang ini jalan yang terbaik untuk Dony." Sesaat setelah berkata seperti itu, Icha langsung memalingkan mukanya. Ia tak bisa menahan air matanya yang menetes di pipi.&lt;br /&gt;Tanpa berkata-kata lagi, Dony langsung memeluk Icha. "Maaf...Lusa aku harus berangkat.." bisiknya. "Tapi, percayalah, aku ngga akan lupain Icha." ucapnya lagi. Icha tak mampu menjawab semua perkataan Dony. Ia hanya mampu membalas pelukan Dony dan mempererat pelukannya seolah tak ingin melepaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hari ini, adalah hari dimana Dony harus pergi. Dua hari yang lalu, Icha pun terlarut dalam kesedihannya. Merasakan ada yang hilang dari dirinya. Ia tak mampu membayangkan hari-harinya akan terasa sepi tanpa Dony. Tanpa ada canda dan tawa dengan Dony. Dan di tengah keramaian airport, Icha berusaha menguatkan hatinya untuk tetap mengantar Dony dengan senyuman. "Cha.. jaga diri baik-baik ya.. Dan keep in touch ya manis.." kata Dony sambil membelai rambut Icha. Icha hanya mengangguk tanpa mengeluarkan sepatah kata pun. Senyumnya masih terus mengembang, mencoba meyakinkan DOny bahwa ia ikhlas melepas kepergian Dony. Sebelum melangkah masuk ke dalam, Dony mengecup kening Icha dan berbisik, "Aku sayang Icha..". Icha mengangguk lagi. Perasaan dalam hatinya sudah tak menentu. Air mata yang dari tadi ditahannya pun sepertinya sudah tidak mampu untuk dibendung. Icha buru-buru melambaikan tangannya dan berbalik arah setelah Dony membalas lambaiannya, seolah tak ingin Dony melihatnya bersedih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari pun terus berlalu.. Sejak kepergian Dony, Icha lebih sering menyendiri.. Lebih sering berdiam diri di kamarnya dan menuliskan semua perasaan dalam hatinya. Sesekali teman-temannya datang untuk menghiburnya.. Namun, tetap tak mampu mengembalikan keceriaan Icha seperti saat Dony ada disampingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua tahun kemudian,&lt;br /&gt;Di suatu malam, Dony sedang asyik menonton TV kesukaannya. Tiba-tiba angin bertiup sangat kencang. Dan tiba-tiba ada yang mengetuk pintu rumah Dony. Dony buru-buru beranjak dari tempatnya dan membuka pintu. Betapa terkejutnya ketika Dony tahu yang datang ke rumahnya. "Icha.. Koq icha bisa sampai disini ?" Icha tersenyum. "Icha boleh masuk ?" Tanya Icha kemudian. Dony mengangguk lalu mempersilahkan Icha masuk. Entah kenapa tiba-tiba bulu kuduknya berdiri.. Tapi Dony tak memperdulikannya. &lt;br /&gt;"Dony ambilkan minum dulu ya Cha... " Tapi buru-buru Icha mencegah Dony. "Icha cuman sebentar... Icha cuman pingin maen kesini dan cuman pingin bilang ke Dony, kalau Icha sayang banget sama Dony. Dan Icha cuman pingin minta sesuatu....." Icha menggantung kalimatnya. "Minta apa, Icha?"tanya Dony lembut. Icha terdiam. Matanya tak lepas dari pandangan Dony. Dan butiran butiran air mata mulai menetes. "Boleh Icha meluk Dony?" Dony hanya tersenyum mendengar pertanyaan Icha. Dan tanpa menjawabnya, Dony langsung memeluk Icha dengan erat. Lalu tiba-tiba Icha melepasnya. "Don.. Icha harus pergi.. Dony jaga diri baik-baik ya.. Icha pergi dulu.. " "Cha.. tunggu, kenapa buru-buru?" tanya Dony sambil mengejar Icha yang berlari keluar. Namun, Icha tak lagi menoleh bahkan menghentikan langkahnya. Dony pun akhirnya kembali masuk kedalam rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kriiiiinngg..." Dony yang baru saja masuk ke dalam rumah langsung mengangkat telpon yang berdering. "Halo.." "Halo.. Dony?" tanya seseorang di seberang. "Iya, ini siapa?" tanya Dony dengan nafas masih tersengal-sengal setelah mengejar Icha. "Don, ini Amel. Icha, DOn.. Icha.. " "Kenapa Icha? Barusan dia dari sini..." Terdengar suara Amel terisak. "Don.. Icha udah ninggalin kita selamanya.." Dony tersentak kaget. "Tapi... Baru saja dia dari sini, Mel.." Dony masih tak percaya. "Icha selama ini sakit, Don.. dan ia berusaha bertahan untuk kamu.. Dia..." belum sempat Amel meneruskan pembicaraannya, Dony langsung menutup telpon dan berlari ke kamarnya, mengemasi barang2 dan langsung berangkat ke surabaya malam itu juga. Yang ada dipikirannya saat itu, hanya ingin membuktikan keadaan Icha. Dengan perasaan tak menentu, ia pun berangkat menuju ke bandara Soekarno Hatta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Tepat pukul 21.00, Dony sampai di Juanda. Dan ia pun langsung ke rumah Icha. Dan benar saja, dirumah Icha terlihat sangat ramai. Berbagai karangan bunga ucapan turut berduka cita tampak berjejer dimana-mana. Dony melangkahkan kakinya dengan gontai. Seolah masih tak percaya dengan apa yang dialaminya. Mama Icha terlihat sangat shock atas kepergian Icha. "Don..."tiba-tiba ada seseorang yang menyentuh pundaknya. Dony masih terpaku. "Ikhlaskan kepergian Icha, Don.. Biarkan dia tenang disana.." kata orang itu lagi. Dony menoleh dan mendapati Ayah Icha sedang berdiri di belakangnya dengan sisa sisa ketegaran yang ia punya. Dony memeluk Ayah Icha. Dan mereka pun masuk. Dony melihat tubuh Icha yang terbaring tanpa nyawa. Tak kuasa ia menahan air matanya. "Selama ini, ia bertahan untuk seseorang yang dia sayangi. Dan kekuatannya ada pada kamu, Dony.."Ayahnya kembali berbisik. Dony semakin terisak. "Cha.. Maafin aku" isaknya. Dan semalaman, Dony terus berada disisi Icha. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan hariya, jenazah Icha pun dimakamkan. Diiringi oleh orang-orang yang sangat menyayanginya. "Bintang terangku..." gumam Dony sambil memegang nisan yang bertuliskan nama ICHA. "Kamu akan tetap ada di hati ini, Cha.." ucapnya lagi. Ayah Icha pun mengajak Dony untuk meninggalkan makam Icha. &lt;br /&gt;Dan Dony pun kembali ke kotanya dengan membawa semua kenangan manisnya bersama Icha..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Hati ini tak pernah bisa dibohongi..&lt;br /&gt;Hati ini terasa sakit ketika melihatnya pergi..&lt;br /&gt;Dia yang selama ini menjadi kekuatan untukku..&lt;br /&gt;Tak lagi ada disampingku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku merasa sakit, ia slalu ada disisiku..&lt;br /&gt;Ketika aku tersenyum bahagia, ia pun ada disisiku..&lt;br /&gt;Kemana aku harus mencarinya ?&lt;br /&gt;Meski hanya sekedar melepaskan sedikit beban yang ada..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;The End&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3710776180996693351-533060364913813864?l=echyku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://echyku.blogspot.com/feeds/533060364913813864/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3710776180996693351&amp;postID=533060364913813864' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/533060364913813864'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/533060364913813864'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://echyku.blogspot.com/2007/05/kebahagiaan-dan-kesedihan-bisa-kita.html' title='Heart....'/><author><name>SnB Collection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12394199336520025591</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_X1TWAhp_30s/TJBWwcjb19I/AAAAAAAAABI/z8UJfFIUCYk/S220/P1010115-rz.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3710776180996693351.post-7237789146253993114</id><published>2007-05-14T14:36:00.000+07:00</published><updated>2007-06-18T10:03:58.031+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah'/><title type='text'>Cerita Pagi.....</title><content type='html'>Kadang, kita tak pernah memperhatikan lingkungan sekitar kita.&lt;br /&gt;Kadang, kita hanya memikirkan diri kita sendiri..&lt;br /&gt;Memikirkan nasib kita sendiri, tanpa kita mau melihat disekitar kita..&lt;br /&gt;Padahal, banyak orang disekitar kita yang mungkin masih sangat membutuhkan kita..&lt;br /&gt;Seperti yang kulihat pagi tadi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pagi ini begitu cerah, dan aku ingin sekali berjalan jalan hanya sekedar menghirup udara segar. Kulihat beberapa orang tua mulai keluar dari rumah mereka untuk mengantarkan putra putrinya ke sekolah. Ada juga para remaja yang tengah bersiap2 untuk melaksanakan kewajibannya menuntut ilmu. "Ahh... semua begitu sibuknya dengan rutinitas masing-masing" pikirku dalam hati. &lt;br /&gt;Dan aku pun melanjutkan "acara" ku jalan-jalan. Hingga disebuah tempat, kulihat ada seorang bapak-bapak yang sedang terduduk disamping becak. Mungkin, beliau adalah tukang becak yang sedang menunggu penumpang. Aku juga tak tahu persis. Tapi, bukan itu permasalahannya. Aku melihat, lelaki separuh baya itu duduk sambil memegangi perutnya dan terlihat menahan sakit. Hati kecilku bertanya-tanya, kenapa bapak itu ? Apa dia sakit ? Atau kenapa ?&lt;br /&gt;Aku mencoba berjalan lagi ke arah bapak itu, untuk memastikan dia baik-baik saja. &lt;br /&gt;Dia masih saja memegangi perutnya. Tiba-tiba ada rasa khawatir pada diriku, khawatir akan keadaan bapak itu. &lt;br /&gt;Tapi, ketika aku akan menghampirinya, tiba-tiba kulihat seorang laki-laki yang mengendarai sepeda motor, berhenti di dekat tukang becak itu.Memarkir motornya dan mendekati tukang becak itu. "Ah, mau apa dia?" pikirku dalam hati. Aku semakin mempercepat langkahku untuk memastikan keadaan tukang becak itu dan ingin tau apa maksud dari laki-laki yang mengendarai sepeda motor itu.&lt;br /&gt;Ketika semakin dekat, kudengar laki-laki itu bertanya, "Bapak kenapa?". Tetapi bapak tukang becak itu masih terdiam dan terus memegangi perutnya. "Bapak kenapa? Perut bapak sakit?" tanya lelaki itu lagi. Akhirnya dengan berat bapak itu menjawab."Iya, Mas. Perut saya sakit". Lelaki itu mengangguk pelan. "Bapak sudah sarapan tadi?" tanyanya lagi. Bapak itu menggeleng,"Belum,Mas.. Saya belum sarapan lha wong saya belum narik". Lalu, kulihat lelaki itu mengeluarkan selembar uang dan memberikannya pada bapak itu. Dan kemudian ia menoleh ke kanan dan ke kiri seolah mencari sesuatu. Lalu ia memanggil seseorang yang ternyata orang yang berjualan roti keliling. Lelaki itu membelikan roti untuk tukang becak itu. Aku tercenung melihat apa yang ada didepan mata ku. "Ternyata, di dunia ini masih ada orang baik" pikirku dalam hati. Setelah lelaki itu pergi, aku pun melewati tukang becak itu. Kulihat ia begitu bahagia dan terus memandangi lelaki itu. Seolah ia ingin terus mengucapkan "terima kasih". &lt;br /&gt;Di perjalanan pulang, aku berfikir ternyata hidup itu sangatlah sulit. Dan kita kadang tak pernah bersyukur atas apa yang telah diberikan kepada kita. Yang kita lakukan hanyalah mengeluh, mengeluh dan mengeluh. Padahal, disekitar kita masih banyak orang-orang yang lebih menderita, yang lebih membutuhkan kita. &lt;br /&gt;Dan aku salut, terhadap lelaki itu. Bukan memuji, tetapi diantara 1000 orang mungkin hanya 1 orang yang mempunyai hati seperti dia. Dan aku percaya, Allah SWT pasti akan membalas setiap amal yang dilakukannya. &lt;br /&gt;Aku pun berterima kasih kepadanya, karena melalui dia aku belajar tentang arti kehidupan, belajar untuk bisa bermanfaat bagi orang lain dan yang terpenting belajar mensyukuri apa yang telah diberikan kepadaku.&lt;br /&gt;Thanks God...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3710776180996693351-7237789146253993114?l=echyku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://echyku.blogspot.com/feeds/7237789146253993114/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3710776180996693351&amp;postID=7237789146253993114' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/7237789146253993114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/7237789146253993114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://echyku.blogspot.com/2007/05/cerita-pagi.html' title='Cerita Pagi.....'/><author><name>SnB Collection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12394199336520025591</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_X1TWAhp_30s/TJBWwcjb19I/AAAAAAAAABI/z8UJfFIUCYk/S220/P1010115-rz.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3710776180996693351.post-950032166581167417</id><published>2007-05-10T12:31:00.000+07:00</published><updated>2007-05-28T09:24:15.033+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cinta'/><title type='text'>Air mata..</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;Sebenarnya, boleh ngga kita sedikit egois ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;Ketika kita membutuhkan seseorang untuk berada disisi kita, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;ketika kita tahu bahwa tak ada lagi waktu untuk berada disisi kita,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;salahkah jika kita merasa sedih ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;salahkah jika air mata ini harus mengalir lagi ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;Belum sembuh luka yang ada, harus terluka lagi...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;Entahlah..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;Tapi, sahabatku berkata, "Jika kau ingin menangis, menangislah..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;"Setidaknya bebanmu akan berkurang meskipun sedikit"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;Dan yang kuinginkan saat ini hanya menangis...............&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3710776180996693351-950032166581167417?l=echyku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://echyku.blogspot.com/feeds/950032166581167417/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3710776180996693351&amp;postID=950032166581167417' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/950032166581167417'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/950032166581167417'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://echyku.blogspot.com/2007/05/air-mata.html' title='Air mata..'/><author><name>SnB Collection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12394199336520025591</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_X1TWAhp_30s/TJBWwcjb19I/AAAAAAAAABI/z8UJfFIUCYk/S220/P1010115-rz.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3710776180996693351.post-4401183503609956758</id><published>2007-05-10T08:34:00.000+07:00</published><updated>2007-05-28T09:22:59.474+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah'/><title type='text'>Hari ini...</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Mendung terlihat menggantung pagi ini, membuatku malas beranjak dari tempat tidurku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;Ditambah lagi, semalam aku bisa dibilang bergadang karena aku baru bisa memejamkan mata ini setelah pukul 2 dini hari. Bukan karena tugas yang harus ku kerjakan, tapi karena aku harus memeras otakku untuk berfikir, apa yang akan aku lakukan selanjutnya untuk hidupku, masa depanku. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;Jam udah menunjukkan pukul 6.00 waktu kamarku. (Hehehe karena jam ku ini memang sengaja di set lebih cepat sekitar 10 menit). Aku semakin masuk ke dalam selimut tebalku. Mencoba menghalau rasa malas ini, tetapi ternyata rasa malas itu lebih besar dibanding niatku untuk berangkat mandi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;Pukul 6.15, akhirnya aku menyerah juga. Tugas ku di kantor masih banyak yang harus aku selesaikan. Selain itu, ada seseorang yang harus aku temui pagi ini. Aku pun langsung buru-buru mandi dan bersiap-siap berangkat ke kantor. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;Pukul 6.45, Didit menjemputku. Aku masih ingat perkataannya semalam yang membuat aku harus ekstra berfikir. Tak kuhiraukan dia ketika dia mencoba menyapaku. Aku langsung menyambar tas kerja ku dan buru-buru memakai sepatu, berharap dia tak banyak bicara lagi dan berangkat ke kantor. Dia sempat menawari ku untuk sarapan pagi, tapi aku tetap diam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;Tanpa menunggu jawabanku, dia langsung membelokkan motornya ke sebuah warung dimana kita biasa sarapan pagi. Aku masih tetap diam, sementara dia mencoba mencairkan suasana. Sesekali aku tersenyum, tetapi hati kecilku masih saja belum bisa menerima begitu saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;Sejenak kata-kata yang diucapkannya semalam masih terngiang-ngiang di telingaku. Akhirnya aku menghela nafas panjang untuk melepaskan sedikit beban yang ada.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;Sampai dikantor, Didit masih sempat mengajakku berdiskusi. Aku hanya menanggapinya sepenggal-sepenggal. Mungkin dia merasa sikapku yang berubah. Tapi, biar saja dia mengerti, bahwa tidak semua yang dia mau harus tercapai sesuai keinginannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;Dan dia pun akhirnya berangkat ke kantornya tanpa mengatakan apa pun kecuali "Aku berangkat dulu". &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;Masuk dari pintu gerbang kantorku, aku berjalan tanpa ada semangat sama sekali. Mata ini terasa berat. Begitu juga otakku. Sepertinya memang butuh istirahat. Lalu, aku teringat bahwa aku harus menemui seseorang pagi ini dan akhirnya ku percepat langkahku. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;Pukul 7.30 (lebih 1 detik) aku sampai di ruangan orang yang ingin aku temui. Dengan senyumnya yang membuat aku mau pingsan, akhirnya ia menyuruhku masuk. Belum sempat ia ngomong, aku sudah mengeluarkan semua uneg2 yang ada dalam hatiku. Dan, plong sudah rasanya aku. Dia hanya tersenyum mendengarkan semua keluh kesahku. Tiba-tiba dia menyodorkan sebungkus malkist rasa abon yang sangat aku suka. Aku pun tersenyum, rupanya dia tau kalau aku kelaparan. Memang tadi mampir di warung makan, tapi aku hanya makan beberapa sendok saja. Karena aku ngga nafsu makan, apalagi melihat Didit yang seolah ngga merasa bersalah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;Setelah kenyang dengan malkist, aku pun kembali ke ruanganku sendiri. Mulai berkutat dengan tugas-tugas yang diberikan kepadaku. Sedikit demi sedikit aku bisa melupakan sejenak permasalahan ku dengan Didit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;Semoga saja, hari ini sedikit lebih indah, karena aku hanya ingin merasakan kebahagiaan selagi aku masih bisa merasakannya di sisa hidupku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3710776180996693351-4401183503609956758?l=echyku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://echyku.blogspot.com/feeds/4401183503609956758/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3710776180996693351&amp;postID=4401183503609956758' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/4401183503609956758'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/4401183503609956758'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://echyku.blogspot.com/2007/05/hari-ini.html' title='Hari ini...'/><author><name>SnB Collection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12394199336520025591</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_X1TWAhp_30s/TJBWwcjb19I/AAAAAAAAABI/z8UJfFIUCYk/S220/P1010115-rz.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3710776180996693351.post-6421828887258214050</id><published>2007-05-09T16:19:00.000+07:00</published><updated>2007-06-18T10:05:46.309+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cinta'/><title type='text'>KeSePiaN</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt;Sepi...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt;Entah kenapa aku merasa kesepian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt;ketika aku tak bertemu denganmu &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt;Entah kenapa aku merasakan hampa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt;ketika aku tak bisa memelukmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt;Kau telah hadir dalam hidupku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt;membuat hatiku merasa nyaman ketika berada didekatmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt;Kau bawa aku ke dalam duniamu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt;membuatku merasa seperti layaknya seorang putri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt;Kini...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt;Aku hanya bisa merasakan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt;perhatian dan kasih sayang yang kau berikan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt;dalam hati ku saja...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt;Tak mampu aku membendung air mata yang mengalir di pipiku..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt;Tak sanggup pula aku menahan semua perasaan yang ada...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt;Aku hanya ingin bertemu dan memelukmu..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt;Dan tak akan kulepaskan lagi......&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3710776180996693351-6421828887258214050?l=echyku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://echyku.blogspot.com/feeds/6421828887258214050/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3710776180996693351&amp;postID=6421828887258214050' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/6421828887258214050'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/6421828887258214050'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://echyku.blogspot.com/2007/05/kesepian.html' title='KeSePiaN'/><author><name>SnB Collection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12394199336520025591</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_X1TWAhp_30s/TJBWwcjb19I/AAAAAAAAABI/z8UJfFIUCYk/S220/P1010115-rz.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3710776180996693351.post-4621640570592747996</id><published>2007-05-09T14:14:00.000+07:00</published><updated>2007-05-28T09:23:44.573+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah'/><title type='text'>Syukur....</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);"&gt;Ditengah kesunyian malam, ku coba untuk berfikir..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);"&gt;Apa sebenarnya yang aku cari dalam hidup ini ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);"&gt;Sebuah pertanyaan yang sampai sekarang belum dapat kupastikan jawabannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);"&gt;Kadang, aku merasa hidup ini tak adil..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);"&gt;Aku merasa apa yang harus aku jalani sekarang ini tidak adil untuk diriku..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);"&gt;Tapi, seseorang pernah berkata padaku, "Kenapa tidak ?" dan saat itu aku tak bisa menjawabnya lagi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);"&gt;Dan ia menyadarkan aku bahwa Tuhan itu Maha Adil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);"&gt;ia juga menyadarkan aku bahwa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);"&gt;Kita diciptakan dengan segala kelebihan dan kekurangan kita..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);"&gt;Tinggal bagaimana kita bersyukur dan menjalaninya dengan hati yang ikhlas..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3710776180996693351-4621640570592747996?l=echyku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://echyku.blogspot.com/feeds/4621640570592747996/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3710776180996693351&amp;postID=4621640570592747996' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/4621640570592747996'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/4621640570592747996'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://echyku.blogspot.com/2007/05/syukur.html' title='Syukur....'/><author><name>SnB Collection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12394199336520025591</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_X1TWAhp_30s/TJBWwcjb19I/AAAAAAAAABI/z8UJfFIUCYk/S220/P1010115-rz.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3710776180996693351.post-2212207378054471964</id><published>2006-12-28T13:09:00.000+07:00</published><updated>2007-05-09T10:40:53.626+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><title type='text'>Wanita Yang Layak untuk Di cintai</title><content type='html'>Rasulullah Muhammad saw adalah contoh tauladan bagi kita umat islam dan begitu juga para istri2 beliau merupakan contoh wanita yang bisa membuat kita menjadi wanita sholeha.Wanita yang paling di cintai Rasulullah ada ibu dan istri nya Khadijah.Kenapa ibunya sebab ibunya adalah wanita yang mengandung dan melahirkan nya dan Siti Khadijah adalah sempurnanya seorang wanita.kecantikkan jiwanya,kebersihan hatinya,keimanannya,kecerdasannya,kesetiannya merupakan magnet yang membuat luluh hati seorang pemuda bernama Muhammad,wanita seperti khadijah merupakan sosok wanita yang layak di cintai,tapi zaman ini adakah wanita seperti itu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kalau pada zaman kisah2 nabi sebelum nya mungkin banyak yang seperti itu.Namun bukan berarti saat ini ngga ada,tapi langka.&lt;br /&gt;Menemukan wanita sholeha modelseperti istri rasulullah tidaklah hal mudah jangankan seperti itu yang mendekati aja sulit.Dan hal ini bagai mencari jarum yang hilang.Bisa saja wanita itu dikatakan cantik rupa dan tubuhnya,tetapi belum tentu ia memiliki akhlak yang cantik.Kecantikan rupa dan kemolekkan tubuh seorang wanita bukanlah standar ukuran yang dinilai oleh Allah swt,melainkan dia senantiasa menghiasinya,dengan akhlak yang mulia,ketaqwaan dan keyakinannya kepada Allah Azza wa Jalla.Kalau seorang wanita dah memilik keyakinan yang kuat,dan tak mudah terkikis oleh badai apapun dialah wanita yang apat dikatakan wanita yang layak di cintai oleh Allah swt dan suami serta keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita yang layak dicintai,menyadari betul bahwa iman yang kuat bisa jadikan modal abadi,yang tidak akan pernah habis di makan waktu juga tidak akan luntur karena kondisi apapun.Wanita yang layak di cintai,tidak akan menjadikan kecantikkan yang dimilikinya sebagai kebanggaan yang dapat menjerumuskan kepada sifat tinggi hati atau sombong,dan akibatnya menyebabkan wanita tsb membuang2 uang jutaan hanya untuk merawat tubuh dan kecanikkan yang bersifat sementara dan ngga kekal.Padahal dalam alquran dan jelas dilarang untuk tidak menduniakan kecantikkan yang sifat nya lebih banyak meniru orang kafir,yang bisa di katakan mengikuti tingkah laku orang2 jahilayah dan tegas2 Allah melarangnya.Dalam surat al-ahazab ayat 33 diterangkan yang artinya "Janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah terdahulu"Karena pada dasarnya tidak ada sesuatupun yang dapat mengubah kondisi penampilan dan kecantikkan seorang wanita selain kekuasaan Allah taala dengan segala izinnya.Wanita cantik dan pantas untuk dicintai akan terpancar dari hati yang bersih dan sikap yang baik dan kata2 yang sopan,pakaian yang mencerminkan wanita sholeha.Terkadang ada juga kita lihat wanita yang seperti itu tapi hanya sekedar topeng dan ini lama kelamaan akan terlihat kalau itu dibuat2 dan hanya topeng.Sebab yang asli akan tetap asli walau di sepuh seperti apapun akan terlihat asli apa bukan nya.Selain dari itu sifat wanita yang layak di cintai dapat di lihat dari kerendahan hatinya dengan bersikap hormat pada siapapun tanpa membedakan harkat dan martabat karena dia tau setinggi appau ilmunya tapi dia tetap wanita yang mengerti dan tau tugas2 serta tanggung jawab nya sebagai wanita dalam rumahnya dan dalam bersosialisasi dengan masyarakat.Dan wanita yang layak di cinta juga senantiasa rendah hati terhadap manusia lainnya walau adanya perbeadaan tapi dia yaki itu perbedaan hanya semu sebab tidak ada manusia yang berbeda semua sama dimata Allah taoi ketaqwaan dan keimanan seseoranglah yang membedakan nya di mata Allah.Buat wanita mulia dan layak di cintai jabatan dan hidup glamour bukan jaminan kebahagian tapi ketentraman hati dan ketenangan jiwa adalah kunci semuanya.Seorang wanita yang layak dicintai ibarat lebah yang memberikan manfaat bagis emua orang,hasil yang diberikannya yaitu madu.Dengan madu tersebut banyak manusia yang ikut merasakan manfaatnyapara peternak madu bisa menghidupi anak istrinya dengan memberdayakan madu tersebut dan banyak lagi manfaat lainnya.Wanita yang layak dicntai juga akan menyadari umur kita yang sesungguhnya,dan adalah waktu yang kita gunakan untuk bebuat kebaikkan,kegembiraan setelah bisa membahagiakan orang lain,ketenangan setelah bisa menghibur orang yang sedang bersedih untuk mencapai keridhaanAllah dan rasa syukur kepada Allah.Dan seperti apa wanita yang layak dicintai akan sadar akan dirinya yang tidak bisa lari dari yang namanya kematian.Dalam mempersiapkan bekalnya nanti setelah dirinya mati,dia akan senantiasa berbuat kebaikkan,dan perkataan yang selalu keluar dari mulutnya adalah zikir sehingga dia mampu mengingat Allah dalam keadaan susah maupun senang.Para wanita islam lainnya,mampukah kita menjadi wanita yang layak di cintai oleh Allah dan keluarga ?Dengan tulisan ini saya ingin mengajak diri saya,para akwat lain nya sama mencoba untuk dapat menjadi wanita yang betul2 layak dicintai oleh Allah karena dunia semakin tua umurpun semakin berkurang,kini sebaiknya hidup dengan berbuat baik kepada orang lain dan diri sendiri serta keluarga,dan agama dan negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa point untuk dapat menjadi wanita yang layak di cintai :&lt;br /&gt;1.Iman yang kuat,senantiasa taat beribadah dan istiqomah dan sabar serta ikhlas.&lt;br /&gt;2.Bersifat Mulia dan Bersifat mulia,dalam hal bergaul,tingkah laku dan bertutur kata.&lt;br /&gt;3.Berpikir positif,tidak berburuk sangka dan senatiasa berada dalam senyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah sekilas tulisan yang insyaAllah bermanfaat,dan semoga kita bisa mengambil hikmah dari tulisan ini.Wallahualam&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3710776180996693351-2212207378054471964?l=echyku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://echyku.blogspot.com/feeds/2212207378054471964/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3710776180996693351&amp;postID=2212207378054471964' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/2212207378054471964'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3710776180996693351/posts/default/2212207378054471964'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://echyku.blogspot.com/2006/12/wanita-yang-layak-untuk-di-cintai.html' title='Wanita Yang Layak untuk Di cintai'/><author><name>SnB Collection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12394199336520025591</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_X1TWAhp_30s/TJBWwcjb19I/AAAAAAAAABI/z8UJfFIUCYk/S220/P1010115-rz.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
